oleh

Mengenal Ball Bearing dan Apa Saja Kegunaannya

Pernahkah anda mendengar istilah ball bearing sebelumnya? Bearing berasal dari bahasa Inggris yang berarti bantalan. Nah, dalam ilmu teknik sendiri. Bearing menjadi sebuah elemen pada sebuah mesin, yang sangat berfungsi untuk melakukan pembatasan gerak ralatif. Yang terjadi antara dua ataupun lebih komponen pada sebuah mesin. Hal ini dilakukan agar mesin selalu bergerak pada arah yang ditentukan. Bearing ini memiliki tugas dalam menjaga sebuah poros, agar mereka bisa selalu berputar ke arah sumbu poros yang ada. Sehingga bisa menjaga suatu kompinan yang bergerak secara lurus agar bisa selalu berada pada jalur yang telah ditetapkan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa bearing atau bantalan ini. Memang memegang kendali dan peranan yang sangat penting untuk menumpu sebuah poros sehingga bisa berputar dan tidak mengalami gesekan yang berlebihan. Biasanya bearing ini akan dipasang pada bagian atau tempat-tempat yang membutuhkan gerakan perputaran. Mengenai bearing atau bantalan ini. Ada banyak sekali jenisnya. Dan salah satu jenis bearing yang sering digunakan oleh pelaku otomotif adalah ball bearing. Apa itu ball bearing? Berikut penjelasan singkatnya.

Seperti halnya namanya yaitu ball bearing. Bantalan ini memiliki bentuk seperti bola. Bantalan ini juga menggunakan bola baja, yang biasanya diletakan diantara dua rel mesin yang saling berfungsi sebagai sebuah alur dan jalannya bola-bola baja tersebut berputar. Adapun ball bearing ini, biasanya terbagi menjadi beberapa tipe yang ada, yaitu :

  • Axial thrust ball bearing
  • Roller bearing
  • Self aligning ball bearing
  • Single flow radial ball bearing
  • Angular contact ball bearing
  • Dan masih banyak lagi jenis bearing yang ada

Selain jenis ball bearing. Macam-macam bantalan dalam dunia mesin masih banyak lagi jenisnya. Namun harus anda ketahui sebelumnya. Bahwa secara umum, bearing sendiri dibedakan menjadi dua jenis yang paling sering digunakan sesuai dengan kebutuhan mesinnya.

  1. Plain bearing bushing

Plain bearing ini merukan sebuah bantalan yang sering disebut juga dengan istilah blushing. Yang mana di dalamnya terbagi lagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah :

  • Bushing

Bushing ini adalah sebuah bantalan ataupun bearing yang biasanya digunakan sebagai tempat untuk poros berputar. Pada tiik ini, poros dan bushing memiliki lapisan oli yang tipis. Yang berguna untuk melancarkan proses perputaran ketika poros pada mesin berputar.

  • Hydrodynamic and babbbited journal bearing

Nah, untuk jenis yang satu ini anak otomotif pasti kenal betul. Bantalan yang satu ini sering ditemui pada komponen-komponen otomotif. Dimana antara crank shaft dan juga connecting rod. Keduanya terbukti terbuat dari bahan babbit, sehingga fungsinya bisa dimaksilankan dengan baik.

  1. Antifriction bearing

Jenis yang kedua ini merupakan jenis bantalan yang dibedakan melalui penggunannya. Dan ball bearing termasuk dalam jenis antrifiction bearing. Adapun jenis-jenis bearing pada jenis ball bearing ini adalah :

  • Angular contact ball bearing

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa angular contact termasuk ball bearing yang memang dirancang untuk mengakomodasi beban-beban yang digabung antara beban radial dan juga beban axial.

  • Deep groove ball bearings

Jenis bearing yang satu ini adalah jenis bantalan yang umum ataupun universal. Karena bantalan jenis ini biasanya terletak pada sebuah mesin yang dipasang melalui perakitan otomotif. Sehingga bisa berfungsi sesuai dengan kegunaannya. Anda bisa menemukan jenis ball bearing ataupun jenis bantakan lainnya hanya di logam-makmur.com. Selamat mencoba !

Komentar

News Feed