oleh

Ingin Kulit Sehat dan Cantik Jangan Salah Memilih Pelembab Wajah

Sumber gambar: https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/hidup-sehat/kecantikan/apa-jenis-kulit-anda/amp/

Kulit yang halus dan mulus merupakan  idaman setiap wanita. Sebagai salah satu bagian tubuh yang berada paling luar, kulit bersinggungan langsung dengan lingkungan. Kulit juga yang akan langsung terlihat ketika bertemu orang lain, sehingga kulit yang halus sering diidentikkan dengan kecantikan. Setiap wanita tentunya memang mengidamkan tampil cantik dan sehat. Padahal jika kulit sehat, halus, dan mulus ternyata tak mudab didapatkan. Tak pelak banyak sekali wanita bersedia melakukan apapun demi mendapatkan kulit yang sehat dan mulus. Pelembab wajah menjadi salah satu alat perang wanita dalam merawat kecantikan kulitnya.

Manfaat Pelembab Wajah

Pelembab atau moisturizer merupakan salah satu perlengkapan tata rias wajib yang harus dimiliki terutama oleh para wanita. Sebelum mengaplikasikan tata rias, wajah selalu dipoles terlebih dahulu dengan pelembab, bertujuan untuk memberikan kelembaban pada kulit.

Selain untuk melebabkan kulit, pelembab memang berfungsi untuk melindungi kulit. Namun, selain untuk melembapka  kulit masih ada beberapa manfaat pelembap lainnya. Berikut beberapa manfaat pelembap.

  1. Melindungi kulit dari paparan sinar Ultraviolet

Pada matahari, terdapat berbagai macam sinar dengan panjang gelombang yang berbeda-beda. Salah satu sinar yang berasal dari matahari yang mampu mencapai bumi adalah sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet memang memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh. Namun, kulit yang terlalu sering terkena paparan sinar ultraviolet juga tidak baik. Oleh karena itu kulit harus dilindungi oleh pelembab wajah yang mengandung SPF.

  1. Mencegah Penuaan Dini

Penuaan dini adalah munculnya kerutan halus di wajah saat belum waktunya. Kerutan-kerutan halus itu seringkali muncul di bagian dahi atau dekat mata. Salah satu penyebab terjadinya penuaan dini adalah paparan sinar UV dan polusi udara. Pelembab wajah bisa melindungi wajah dari paparan radikal bebas seperti sinar ultraviolet dan polusi sehingga mampu mencegah terjadinya penuaan dini.

Mencegah Penuaan Dini

Sumber gambar: https://www.kompasiana.com/dewinuralantari5851/5bbc8a4812ae94075d444164/memilih-pelembab-yang-baik-sesuai-jenis-kulit?page=2

  1. Mencegah kulit mengalami dehidrasi

Kulit juga bisa mengalami dehidrasi karena kehilangan air yang berlebihan. Hal ini terkait dengan kulit yang berada di bagian paling luar tubuh. Pelembab bisa memberikan lapisan sehingga air tidak mudah menguap melalui kulit.

Tips Memilih Pelembap Wajah

Pelembab memang memiliki peranan sangat penting untuk kesehatan dan kecantikan kulit. Namun, memilih pelembab juga harus memperhatikan banyak hal. Apalagi jenis kulit masing-masing orang tidak sama. Salah memilih pelembab wajah bisa membuat wajah tidak bisa segar, nampak berminyak dan lengket. Berikut ini beberapa tips bagaimana cara memilih pelembab wajah yang tepat.

  1. Mengenali jenis kulit wajah

Sangat penting mengenali jenis kulit masing-masing. Setiap orang dianugerahi jenis kulit yang berbeda-beda. Setiap jenis kulit yang berbeda tidak bisa menggunakan pelembab yang sama. Misalnya, jenis kulit kering tidak bisa menggunakan pelembab wajah yang biasa digunakan oleh kulit berminyak.

  1. Cermat memperhatikan kandungan bahan dalam pelembab

Setiap pelembab diproduksi mengandung bahan aktif masing-masing. Biasanya dalam kemasan produk dicantumkan pula komposisi bahan yang digunakan untuk membuat pelembab wajah. Bahan yang terkandung dalam pelembab ini terbagi dua yaitu bahan aktif dan bahan inaktif. Bahan aktif merupakan bahan yang membuat produk tersebut bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Beberapa contoh bahan aktif yang terkandung dalam pelembab wajah adalah lanolin, gliserin, dan petrolatum. Sedangkan bahan inaktif adalah bahan-bahan pendukung yang digunakan saat proses produksi. Bahan ini berpengaruh pada kualitas, tetapi tidak berpengaruh pada kinerja produk tersebut.

  1. Sesuaikan dengan Kebutuhan Kulit

Setiap jenis kulit yang berbeda tentu membutuhkan pelembab yang berbeda pula. Sebagai contoh, kulit kering membutuhkan pelembab yang mengandung minyak. Hal ini untuk menggantikan minyak yang sedikit karena kerja kelenjar minyak yang rendah. Kulit kering ini tentunya tidak akan cocok dengan kulit berminyak yang membutuhka  pelemban berbahan dasar air.

Jenis Pelembab  Wajah Sesuai Jenis Kulit

Setiap kulit memang memiliki karakteristiknya masing-masing. Perbedaan ini menyebabkan setiap jenis kulit juga memiliki kebutuhan yang berbeda. Untuk memilih pelembab yang tepat, haruslah disesuaikan dengan jenis kulit. Berikut ini beberapa jenis kulit dan pelembab wajah yang sesuai denga  jenis kulit tersebut.

Jenis Pelembab Wajah Sesuai Jenis Kulit

Sumber gambar:https://www.cleanandclear.co.id/tentang-kulitmu/perawatan-wajah/tips-memilih-pelembab-sesuai-jenis-kulit

  1. Kulit kering

Kulit yang kering seringkali nampak kering dan bersisik. Kulit jenis ini terjadi karena kulit kekurangan cairan pada lapisan atas kulit. Hal ini terjadi karena kulit kehilangan pelembab alaminya. Kondisi ini merupakan hal yang wajah dan bisa dialami oleh siapa saja, meskipun kecenderungan orang memiliki kulit kering lebih tinggi pada orang dengan usia lanjut usia, kebiasaan menggosok kulit, tidak cocok dengan pemakaian kosmetika tertentu.

Untuk kulit kering, sebaiknya memakai pelembab wajah yang mengandung minyak bertujuan untuk mengembalikan kerja pelembab alami tubuh.

  1. Kulit berminyak

Kulit berminyak meniliki ciri kulit mudah sekali nampak mengkilap karena produksi minyak yang terlalu berlebihan, kulit juga terlihat memiliki pori-pori yang terbuka serta munculnya komedo dan jerawat. Memiliki kulit berminyak biasanya nyaman tanpa memakai pelembab wajah. Padahal fungsi pelembab bukan hanya untuk melembabkan tetapi juga melindungi kulit. Oleh karena itu bagi kulit berminyak diperlukan pelembab khusus.

Pelembab wajah untuk jenis kulit berminyak adalah pelembab yang tidak mengandung minyak. Pelembab berbahan dasar air menjadi salah satu alternatif. Pelembab ini mampu menghidrasi kulit tanpa membuat minyak keluar sscara berlebihan. Bahan aktif yang disarankan untuk pelembab khusus kulit berminyak adalah yang mengandung hydrator dengan zinc oxide. Kedua zat ini mampu memberikan perlindungan dari sinar matahari dan menjaga keseimbangan kulit dari produksi minyak berlebih.

  1. Kulit normal

Kulit normal merupakan jenis kulit yang diinginkan setiap orang. Jenis kulit ini sangat minim keluhan. Pemilik jenis kulit ini relatif aman memakai pelembab wajah jenis apapun. Namun, disarankan menggunakan pelembab wajah dengan kandungan antioksidan dan SPF untuk melindungi kulit dari paparan radikal bebas dan sinar matahari.

  1. Kulit sensitif

Kulit sensitif dinilai sebagai kulit paling rewel. Jenis kulit ini mudah sekali iritasi jika tidak cocok dengan jenis kosmetik tertentu termasuk.pelembab. Saran memilih pelembab untuk jenis kulit ini adalah pelembab yang mampu memberikan efek menenangkan kulit. Alpukat dipercaya sebagai salah satu bahan yang mampu memberikan efek tersebut dan menghidrasi kulit dsngan baik.

  1. Kulit kombinasi

Kulit kombinasi biasanya dimiliki oleh orang dengan usia di atas tiga puluh tahun. Pada wajah terdapat dua jenis kulit sekaligus seperti normal dan berminyak atay normal dan kering. Jenis kulit seperti ini cukup gampang-gampang susah. Pelembab wajah dengan bahan bebas minyak dan berbentuk gel merupakan pilihan yang tepat.

Pelembab wajah menjadi awal ketika akan merias wajah. Pemakaian pelembab juga harus benar supaya kotoran yang tertimbun dalam pori-pori tidak terjebak dan tidak bisa keluar. Penting sekali membersihkan wajah sebelum menggunakan pelembab untuk wajah.  Pemilihan pelembab juga harus tepat. Karena jika pemilihan pelembab yang kurang tepat bisa menyebabkan kerja pelembab kurang maksimal karena bahan aktifnya tidak sesuai dengan yang dibutuhkan kulit.

Komentar

News Feed