oleh

Cara Mengobati Cacar Monyet untuk Kurangi Gejalanya

Cacar monyet adalah penyakit menular yang menyebabkan kulit melepuh dan berkoreng, bahkan bisa saja mengakibatkan berbagai macam komplikasi kesehatan. Oleh sebab itu, cara mengobati cacar monyet berikut ini perlu dipahami.

Cacar monyet sendiri merupakan penyakit menular yang langka terjadi. Penyebab utama dari penyakit ini adalah infeksi yang disebabkan oleh virus cacar monyet, yakni virus human monkeypox (MPXV) orthopoxvirus dari famili poxviridae.

Penyakit ini bisa menyebabkan rasa sakit dan tidak nyaman pada penderitanya, bahkan dalam beberapa kasus, penyakit ini bisa menyebabkan kematian.

Untuk itu, penyakit ini harus segera diobati. Lalu, bagaimana cara mengobati cacar monyet? Simak penjelasan mengenai pengobatan cacar monyet di bawah ini.

Cara Mengobati Cacar Monyet

Cacar monyet merupakan penyakit yang memiliki gejala khusus. Mengutip dari Kementerian Kesehatan RI, berikut beberapa gejala dari penyakit cacar monyet:

  • Fase awal: demam, sakit kepala hebat, limfadenopati (pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian leher, ketiak atau selangkangan), nyeri punggung, nyeri otot dan lemas.
  • Fase erupsi: munculnya ruam dan luka pada bagian kulit yang pada umumnya dimulai dari bagian wajah lalu menular ke bagian tubuh lainnya.
  • Fase lanjutan: ruam dan lika tersebut kemudian menjadi melepuh dan berisi cairan bening, bisa juga bernanah yang kemudian 3 minggu kemudian akan mengeras atau keropeng lalu rontok.

Sebelum melakukan sejumlah pengobatan, lakukanlah diagnosis dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan apakah tubuh benar terinfeksi cacar monyet atau tidak. Biasanya, diagnosis dilakukan dengan wawancara medis dan pemeriksaan fisik.

Jika terinfeksi cacar monyet, pasien perlu melakukan beberapa hal untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Mengutip dari laman World Health Organization (WHO).

1. Penanganan Klinis

Sebagian besar kasus cacar monyet pada manusia biasanya mengalami gejala ringan hingga sedang. Penderita cacar monyet dengan gejala ringan biasanya diberikan pengobatan simptomatik.

Simptomatik adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala umum dari suatu penyakit, seperti demam, sakit kepala, badan lemas, dan lain-lain.

Pengobatan simptomatik bisa menjadi pengobatan awal untuk mengurangi gejala dari cacar monyet. Pengobatan simptomatik yang dianjurkan untuk didapatkan adalah antipiretik untuk demam dan analgesik untuk nyeri.

Sebelum melakukan sejumlah pengobatan, lakukanlah diagnosis dengan dokter terlebih dahulu untuk menentukan apakah tubuh benar terinfeksi cacar monyet atau tidak. Biasanya, diagnosis dilakukan dengan wawancara medis dan pemeriksaan fisik.

Jika terinfeksi cacar monyet, pasien perlu melakukan beberapa hal untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Mengutip dari laman World Health Organization (WHO).

1. Penanganan Klinis

Sebagian besar kasus cacar monyet pada manusia biasanya mengalami gejala ringan hingga sedang. Penderita cacar monyet dengan gejala ringan biasanya diberikan pengobatan simptomatik.

Simptomatik adalah obat yang digunakan untuk meredakan gejala umum dari suatu penyakit, seperti demam, sakit kepala, badan lemas, dan lain-lain.

Pengobatan simptomatik bisa menjadi pengobatan awal untuk mengurangi gejala dari cacar monyet. Pengobatan simptomatik yang dianjurkan untuk didapatkan adalah antipiretik untuk demam dan analgesik untuk nyeri.

2. Konsumsi Obat-Obatan

Sampai saat ini, belum ada obat-obatan yang secara khusus dibuat untuk mengobati cacar monyet. Akan tetapi, ada sejumlah obat yang bisa membantu proses penyembuhan dan meredakan luka di kulit.

Berikut ini adalah jenis-jenis obat yang bisa digunakan untuk mengobati dan mengurangi gejala penyakit cacar monyet.

  • Cidofovir merupakan salah satu jenis obatan yang terbukti bisa melawan infeksi dari jenis virus poxviruses. Hal ini telah dibuktikan oleh studi in vitro dan penelitian yang melibatkan hewan.
  • Brincidofovir, sama halnya dengan obat cidofovir, brincidofovir juga terbukti efektif untuk melawa infeksi poxviruses. Penggunaan obat brincidofovir dinilai lebih aman dibandingkan cidofovir karena tidak menimbulkan masalah nefrotoksik.
  • Tecovirimat, yakni antivirus juga digunakan untuk mengobat penyakit jenis cacar. Dalam beberapa studi yang melibatkan hewan, obat ini terbukti efektif untuk mengobati infeksi orthopoxvirus.

3. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Dalam laporan yang disampaikan oleh WHO, penting untuk menjaga asupan cairan tubuh. Sebab kurangnya cairan dalam tubuh bisa memperparah luka yang diakibatkan oleh cacar monyet.

Kondisi tubuh penderita cacar air yang dehidrasi bisa mengakibatkan komplikasi, seperti infeksi bakteri kulit sekunder, dehidrasi, konjungtivitis, keratitis, pneumonia, sepsis atau syok septik, dan lain-lain.

4. Menjaga Asupan Nutrisi

Selain perlu untuk mencukupi cairan tubuh, penderita cacar monyet juga harus menjaga asupan nutrisinya. Menjaga asupan nutrisi diperlukan agar mempercepat proses penyembuhan dari cacar monyet.